Bodohnya Para Fans yang Nekat Selfie di Dekat Batu Nisan Olga Syahputra


Saat Olga Syahputra mulai masuk rumah sakit karena dikabarkan divonis idap penyakit radang selaput otak belakang alias Meningitis, banyak yang merasa sedih. Ya terntunya teman-temannya satu profesi. Mereka sering sekali ngejenguk presenter kemayu itu di Rumah Sakit Pondok Indah.

Apalagi setelah dia diterbangkan ke Singapura tepatnya di RS Mount Elizabeth, teman-temannya juga semakin sedih. Dengan dibawanya Olga ke Singapura itu seakan menggambarkan betapa seriusnya penyakit yang diidap sama kakak kandungnya Billy Syahputra itu.

Tapi kabar mengejutkan semakin menyentak para fans dan sahabat-sahabtnya. Pada hari Jumat (27/3/2015), pelantun lagu "Hancur Hatiku" itu malah harus dibawa pulang ke Duren Sawit setelah Tuhan memaksanya untuk menghadap ke alam baka. Tangisan dan deraian air mata mulai bermunculan.



Tak hanya para fans, bahkan seluruh media televisi dan online sampai geger dan ramai-ramai memberitakan mulai dari pemulangan sampai pemakaman. Bahkan kabar harga BBM yang dinaikkan sama pemerintah saja kalah telak. Miris sekali.



Tapi bukan itu yang bakalan jadi fokus yang saya mau sampaikan. Namun betapa mirisnya kelakuan para fans bego nan goblok yang tak tahu etika berziarah. Sebuah makam yang bertuliskan batu nisan "Yoga Syahputra bin Nurrokhman" itu malah jadi ajang selfie mereka.

Entah mau dibuat apa foto dengan batu nisan sang presenter kemayu yang satu ini. Apakah dibuat pajangan di Instagram, Twitter atau Facebook mereka. Atau bahkan buat pamer, "ini lho foto gw saat ziarah ke makam Olga", atau buat pamer-pamer tetangga jika dia termasuk Olgalovers.



Begonya nggak ketulungan. Di saat ziarah ke makam ahli kubur, seharusnya disaat itulah kalian melakukan interospeksi diri. Kematian adalah pelajaran yang paling besar dalam kehidupan. Tapi malah ini buat ajang selfie. Apakah kalian fikir saat selfie, Olga bakalan ikutan bergaya di batu nisan?

Berdasarkan Ajaran Islam.

كيف أقول لهم يا رسول الله؟ قال: قولي: السلام على أهل الديار من المؤمنين والمسلمين، ويرحم الله المستقدمين منا والمستأخرين، وإنا إن شاء الله بكم للاحقون
“Ya Rasulullah, apa yang harus aku ucapkan kepada mereka (penghuni kubur-ed)?” Rasulullah menjawab, “Katakanlah : Assalamu’alaykum wahai penghuni kubur dari kalangan kaum mukminin dan muslimin. Semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang dating kemudian. Dan insya Allah kami akan menyusul kalian”


كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا
“Dahulu aku melarang kalian untuk berziarah kubur, sekarang berziarahlah karena ziarah dapat melembutkan hati, membuat air mata menetes, dan mengingatkan akhirat. Dan janganlah kalian mengucapkan al hujr


زار النبي قبر أمه. فبكى, وأبكى من حوله، فقال: استأذنت ربي في أن أستغفر لها، فلم يؤذن لي، واستأذنته في أن أزور قبرها فأذن لي، فزوروا القبور فإنها تذكر الموت
“Nabi pernah menziarahi makam ibu beliau. Lalu beliau menangis. Tangisan beliau tersebut membuat menangis orang-orang disekitarnya. Lalu beliau bersabda : “Aku meminta izin kepada Rabb-ku untuk memintakan ampunan untuk ibuku. Tapi Dia tidak mengizinkannya. Dan aku meminta izin untuk menziarahi makam ibuku, maka Dia mengizinkannya. Maka berziarahlah kalian karena ziarah tersebut dapat mengingatkan kalian kepada kematian

Ingat substansi dari ziarah kubur. Masihkah kalian akan lakukan tindakan bodoh kalian itu dengan selfie di kuburan sang idola ?
Previous
Next Post »

Silahkan tinggalin jejak kamu di sini ya Guys.... :D ConversionConversion EmoticonEmoticon